Januari 12, 2015

0

Kiat Berbisnis bagi Mahasiswa

Posted in

 
www.livingwell.co.id

Perkembangan industri ekonomi kreatif di Indonesia kini dibanjiri bisnis yang digawangi generasi muda. Sayangnya, ketatnya persaingan bisnis dan padatnya aktivitas perkuliahan menjadi ketakutan tersendiri bagi mahasiswa yang ingin memulai bisnis. Lantas, bagaimana agar mahasiswa dapat berbisnis dengan baik?


Kegiatan perkuliahan bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa agar bisa mencari pekerjaan kelak. Namun, dengan berbisnis atau berwirausaha, mahasiswa belajar untuk bisa bekerja bagi dirinya sendiri dan bekerjasama dengan orang lain dengan menciptakan lapangan pekerjaan.

Sayangnya, aktivitas perkuliahan yang kian padat kerap mengurungkan niat mahasiswa untuk berbisnis. Sebagian kalangan menganggap menjalankan bisnis sambil kuliah bukanlah hal yang mudah. Namun, tidak mudah bukan berarti mustahil. Faktanya, cukup banyak pebisnis yang mengawali kisah suksesnya di masa kuliah.

1.      Perhatikan lingkungan sekitar untuk menghasilkan ide bisnis yang cemerlang.
           
Hal pertama yang perlu dilakukan ialah menaruh perhatian pada lingkungan sekitar yang dapat dilakukan dengan cara mengamati dan menganalisa seperti kebiasaan mahasiswa pada umumnya. Oleh karena itu, sembari menjalani aktivitas, perhatikan pula keadaan lingkungan sekitar, terutama lingkungan sekitar kampus. Ketika menemukan suatu permasalahan di dalamnya, jangan jadikan hal tersebut kendala yang kerap kali menyusahkan. Namun, jadikan hal tersebut sebagai tantangan yang solusinya perlu diciptakan. Tentunya, sebagai wirausaha, solusi yang diciptakan harus turut menghasilkan uang.

2.      Siapkan modal ketika ide untuk membangun sebuah usaha telah ditetapkan.

Ketika ide untuk membangun sebuah usaha telah ditetapkan, hal kedua yang perlu  disiapkan ialah modal. Modal adalah salah satu hal yang dapat mengokohkan suatu usaha. Besar atau kecilnya modal bergantung pada besar atau kecil usaha yang akan didirikan.
Sayangnya, mayoritas mahasiswa yang ingin berbisnis memiliki keterbatasan modal. Namun, berbisnis tidak wajib diawali dengan modal yang besar. Dewasa ini, bisnis tidak hanya dilakukan dalam bentuk transaksi nyata, melainkan juga dalam dunia maya. Hal ini menjadi alasan bisnis online semakin diminati konsumen. Oleh karena itu, dengan modal yang relatif kecil, bisnis online dapat dijadikan alternatif bagi mahasiswa untuk merintis sebuah usaha.

3.      Pahami pengetahuan mengenai dunia bisnis.

Pengetahuan mengenai dunia bisnis juga perlu dimiliki mahasiswa yang ingin berbisnis. Hal ini bukan sekadar ditujukan untuk mengembangkan usaha yang digeluti, melainkan juga untuk mengelola keuangan dengan baik dan teratur. Seseorang yang baru memulai berbisnis memerlukan ‘guru bisnis’. Perlu diperhatikan, guru dalam wirausaha tidaklah tetap.
Terkadang, seseorang yang baru dikenal dalam organisasi di kampus justru menjadi ahli yang bisa memberi saran. Guru bisnis juga bisa datang dari saudara atau orang terdekat. Seiring dengan semakin terbukanya era informasi, ribuan pengetahuan mengenai bisnis juga bisa dengan mudah didapat melalui internet. Terlepas dari itu semua, pengalaman merupakan guru terbaik. Semakin banyak pengalaman yang dimiliki, maka semakin luas pula pengetahuan yang akan diperoleh.

4.      Siapkan visi ke depan sehingga belajar berwirausaha bukan sekadar iseng.

Seorang wirausaha atau pebisnis akan menguntai segudang pengalaman, salahsatunya menjalani kebosanan. Oleh karena itu, seorang wirausaha perlu menyiapkan visi untuk usahanya ke depan sehingga belajar berwirausaha bukan sekadar iseng. Bosan memang cenderung untuk menyerah.

5.      Kelola rasa bosan agar tidak menghambat belajar berwirausaha.

Bosan juga bisa muncul setelah visi dan target yang dibentuk meleset pada fakta. Jika suatu visi meleset akibat hambatan saat berbinis, hal tersebut terbilang wajar. Namun, sebagai seorang profesional, kelola rasa bosan itu agar hal tersebut tidak menghambat belajar berwirausaha. (Irzal – Bincang Kampus)


0 komentar: